Melaksanakan umroh secara mandiri kini menjadi pilihan banyak jamaah, terutama generasi muda yang ingin mengatur perjalanan ibadahnya sendiri dengan lebih fleksibel. Dengan adanya sistem digital seperti Nusuk.sa dan visa elektronik (e-visa) dari Pemerintah Arab Saudi, proses pengurusan keberangkatan menjadi lebih mudah dan transparan. Namun, di balik kemudahan itu, ada sejumlah dokumen penting yang wajib disiapkan agar pengajuan visa umroh berjalan lancar tanpa kendala.
Langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah paspor. Pastikan paspor yang digunakan masih berlaku minimal enam bulan sejak tanggal keberangkatan dan memiliki setidaknya dua halaman kosong untuk keperluan imigrasi. Nama pada paspor harus sesuai dengan identitas pada tiket pesawat dan dokumen lainnya. Disarankan juga untuk menggunakan e-paspor karena lebih cepat diproses oleh sistem e-visa Arab Saudi.
Selain itu, kamu harus menyiapkan foto digital dengan latar belakang putih polos, ukuran 5×5 cm atau 200×200 piksel, dan format file .JPG atau .JPEG dengan ukuran maksimal 1 MB. Foto harus jelas, tidak menggunakan kacamata hitam, topi, atau aksesori kepala lain kecuali hijab. Persyaratan foto yang sesuai akan mempercepat proses verifikasi visa kamu.
Berikutnya, tiket pesawat pulang–pergi menjadi syarat wajib yang harus dilampirkan. Pastikan tanggal keberangkatan dan kepulangan sesuai dengan masa berlaku visa umroh, karena sistem visa Arab Saudi hanya menerima pengajuan dengan tanggal kedatangan dalam 90 hari ke depan. Kesalahan tanggal atau jadwal yang terlalu jauh bisa membuat pengajuan visa tertolak.
Salah satu perubahan penting dalam regulasi terbaru adalah mengenai akomodasi atau hotel. Mulai Juni 2025, pemerintah Arab Saudi mewajibkan semua jamaah yang mengajukan visa umroh untuk memesan hotel yang sudah teregistrasi di sistem Nusuk Masar. Artinya, kamu tidak bisa lagi menggunakan bukti pemesanan hotel dari platform umum seperti Agoda atau Booking.com untuk keperluan visa. Hanya hotel yang berlisensi resmi dari Kementerian Pariwisata Arab Saudi dan terhubung dengan Nusuk yang diakui secara sah.
Beberapa contoh hotel yang sudah terdaftar di sistem Nusuk antara lain Al-Olayan Al-Haram Hotel, Azki Al-Safa Hotel, dan Nawara Shams Hotel di Makkah, serta Pullman Zamzam Madinah, Dar Al Eiman Al Manar, dan Saja Al Madinah Hotel di Madinah. Untuk memastikan hotel kamu benar-benar terverifikasi, mintalah voucher hotel dengan ID Nusuk dari penyedia layanan atau travel partner. Pastikan nama hotel, tanggal check-in/out, serta identitas pemesan sesuai dengan data yang tercantum pada pengajuan visa. Penyimpanan bukti booking elektronik juga penting untuk diperlihatkan saat pemeriksaan imigrasi.
Selain dokumen perjalanan, calon jamaah juga diwajibkan menyiapkan sertifikat vaksin meningitis dan polio. Kedua vaksin ini merupakan syarat kesehatan internasional yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi bagi seluruh jamaah umroh dan haji. Sertifikat vaksin meningitis (vaksin Meningococcal ACWY) melindungi dari risiko penularan penyakit yang bisa menyebar saat berkumpul di area padat, sedangkan vaksin polio menjadi langkah pencegahan tambahan untuk negara-negara yang masih berisiko penularan.Simpan sertifikat dalam bentuk digital dan fisik, karena dokumen ini biasanya akan diperiksa saat pengajuan visa maupun di bandara keberangkatan.
Tak kalah penting, kamu juga diwajibkan memiliki asuransi perjalanan umroh. Pemerintah Arab Saudi mensyaratkan asuransi yang mencakup perlindungan kesehatan, kecelakaan, serta risiko meninggal dunia selama masa perjalanan. Asuransi ini biasanya bisa dibeli langsung saat mengajukan visa di situs resmi visa.mofa.gov.sa dengan harga yang terjangkau.
Langkah terakhir adalah mengisi formulir aplikasi visa elektronik (e-visa) melalui portal resmi seperti visa.mofa.gov.sa atau nusuk.sa. Setelah semua dokumen terunggah dan diverifikasi, visa elektronik akan dikirim ke email dalam format PDF dan siap dicetak untuk keperluan keberangkatan.
Dengan menyiapkan semua dokumen tersebut — mulai dari paspor, foto digital, tiket pesawat, sertifikat vaksin meningitis dan polio, asuransi, hingga hotel teregistrasi di Nusuk — kamu sudah berada di jalur yang tepat untuk melaksanakan umroh mandiri secara resmi dan aman. Perhatikan setiap detail persyaratan dan selalu cek pembaruan kebijakan kesehatan dan visa melalui portal resmi atau agen terpercaya agar proses keberangkatan berjalan lancar dan ibadahmu ke Tanah Suci menjadi pengalaman spiritual yang tenang dan penuh berkah.









